Pontianak,
Toko buku Karisma A.Yani Mega Mall mendadak ramai dikunjungi banyak orang, Sabtu, (2/3). Di tempat
tersebut para satrawan menyelenggarakan peluncuran perdana dan bedah buku “Kalbar
Berimajinasi” berbagai kalangan masyarakat hadir menyaksikan kegiatan tersebut,
seperti wartawan, pelajar, mahasiswa, dosen dan lainnya.
Kegiatan
yang terselenggara atas kerja sama antara Lingkar Studi Budaya, Club Menulis
STAIN, STAIN Press dan TB Karisma itu berjalan lancar dengan suasana
kekerabatan yang cukup hangat. Acara diawali dengan pembacaan puisi ‘Pucuk
Singkong Ikan Gurame’ oleh Jimmy S Mudya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan
dari pihak manajemen toko buku Karisma, Didin Suranso. Dalam sambutannya,
beliau mengucapkan terima kasih atas adanya kegiatan peluncuran buku Kalbar
Berimajinasi di tempat itu dan berharap untuk kedepannya kegiatan serupa dapat
diadakan kembali. “Kami dari pihak toko buku Karisma sangat berterima kasih dan
merasa bangga diadakannya kegiatan seperti ini di tempat kami. Kami mengucapkan
selamat datang untuk para pengunjung dan selamat mengikuti kegiatan ini. Besar
harapan kami agar kedepannya kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali,
semoga kerja sama ini tetap terjalin dengan baik” ucap Didin.
Terdapat
empat pembicara utama dalam kegiatan yang dimoderatori oleh Nano L Basuki ini,
empat pembicara tersebut yakni Dr. Yusriadi, Dedy Ari Asfar, Budi Rahman dan
Khairul Fuad. Para pembicara tersebut membawakan materi masing-masing terkait
buku Kalimantan Barat Berimajinasi. Adapun Dr. Yusriadi dan Dedi Ari Asfar yang
juga merupakan editor buku tersebut berbicara mengenai latar belakang
pembuatan, teknis pembuatan serta penerbitan buku tersebut. Sedangkan, Budi
Rahman dan Khairul Fuad berbicara mengenai isi buku Kalbar Berimajinasi yang
mana buku tersebut merupakan gagasan kreatif para penulis dan terkandung nilai
moral serta muatan lokal kebudayaan Kalbar sehingga buku tersebut dapat
dikatakan sebagai cerminan masyarakat Kalimantan Barat dengan ragam suku dan
budaya.
Cerpen-cerpen
yang ada dalam buku Kalbar Berimajinasi mengisahkan tentang realitas kehidupan
dan lingkungan Kalbar. Titik fokus cerita tersebut bertumpu pada imajinasi
Kalimantan Barat mengenai cinta, kebudayaan, dan kehidupan sosial. Antologi ini
muncul menjadi bagian dari karya sastra Kalbar, gagasan intelektual dan
emosional tertuang di dalamnya.
“Buku
Kalimantan Barat Berimajinasi ini sangat keren dan berkualitas dipandang dari
segala sudut, dan tidak kalah dengan karya-karya terkenal yang ditulis oleh
cerpenis-cerpenis terkenal di Indonesia. Selain itu, di dalamnya juga memuat
nilai moral yang sangat banyak” Ucap Budi Rahman yang juga penulis satu di
antara cerpen Kalbar Berimajinasi.
Di
akhir kegiatan, acara ditutup dengan pembacaan puisi oleh Nano L Basuki. Puisi
tersebut ditulisnya saat acara berlangsung. Ketika diwawancarai, Pak Nano
(sebutan akrabnya red.) yang juga perwakilan dari Komunitas Mata Borneo
menjelaskan kegiatan bedah buku seperti itu sangat penting dan buku Kalbar
Berimajinasi patut dan bagus untuk dipublikasikan. Saat ditanyai mengenai isi
buku Kalbar Berimajinasi, beliau menjelaskan bahwa selain terdapat kelebihan
dalam buku tersebut juga ada beberapa kelemahan. Kelemahan yang dimkasud yaitu
terdapat beberapa kesalahan ketik dalam penulisan kata, keterangan yang tidak
relevan, dan penggunaan EYD yang masih kurang.
“Buku
Kalbar Berimajinasi ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa. Buku
tersebut menjadi nilai tambah bagi Kalbar. Kita sebagai masyarakat Kalbar
patut mendukung dan mengapresiasinya.
Namun, buku ini masih perlu dilakukan beberapa perbaikan terutama pada ejaan
dan pilihan kata, penulisan kata (pengetikan. red) dan perlu kejelasan mengenai
keterangan yang ada dengan kata yang dirujuk atau yang ingin diterangkan”
Ucapnya.
Beliau
juga berpesan kepada pembaca khususnya masyarakat Kalbar agar lebih banyak
membaca karya-karya lokal, jangan hanya mengembar-gemborkan karya-karya luar.
Akan lebih baik lagi apabila karya-karya tersebut diangkat sebagai objek
penelitian sehingga kedepannya karya-karya lokal dapat berkembang lebih baik
lagi. YY
Nama: Yudistira. Y
NIM: F11110056