Kamis, 14 Maret 2013

Sastrawan Kalbar luncurkan Buku



Pontianak, Toko buku Karisma A.Yani Mega Mall mendadak ramai dikunjungi  banyak orang, Sabtu, (2/3). Di tempat tersebut para satrawan menyelenggarakan peluncuran perdana dan bedah buku “Kalbar Berimajinasi” berbagai kalangan masyarakat hadir menyaksikan kegiatan tersebut, seperti wartawan, pelajar, mahasiswa, dosen dan lainnya.
Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama antara Lingkar Studi Budaya, Club Menulis STAIN, STAIN Press dan TB Karisma itu berjalan lancar dengan suasana kekerabatan yang cukup hangat. Acara diawali dengan pembacaan puisi ‘Pucuk Singkong Ikan Gurame’ oleh Jimmy S Mudya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak manajemen toko buku Karisma, Didin Suranso. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih atas adanya kegiatan peluncuran buku Kalbar Berimajinasi di tempat itu dan berharap untuk kedepannya kegiatan serupa dapat diadakan kembali. “Kami dari pihak toko buku Karisma sangat berterima kasih dan merasa bangga diadakannya kegiatan seperti ini di tempat kami. Kami mengucapkan selamat datang untuk para pengunjung dan selamat mengikuti kegiatan ini. Besar harapan kami agar kedepannya kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali, semoga kerja sama ini tetap terjalin dengan baik” ucap Didin.
Terdapat empat pembicara utama dalam kegiatan yang dimoderatori oleh Nano L Basuki ini, empat pembicara tersebut yakni Dr. Yusriadi, Dedy Ari Asfar, Budi Rahman dan Khairul Fuad. Para pembicara tersebut membawakan materi masing-masing terkait buku Kalimantan Barat Berimajinasi. Adapun Dr. Yusriadi dan Dedi Ari Asfar yang juga merupakan editor buku tersebut berbicara mengenai latar belakang pembuatan, teknis pembuatan serta penerbitan buku tersebut. Sedangkan, Budi Rahman dan Khairul Fuad berbicara mengenai isi buku Kalbar Berimajinasi yang mana buku tersebut merupakan gagasan kreatif para penulis dan terkandung nilai moral serta muatan lokal kebudayaan Kalbar sehingga buku tersebut dapat dikatakan sebagai cerminan masyarakat Kalimantan Barat dengan ragam suku dan budaya.
Cerpen-cerpen yang ada dalam buku Kalbar Berimajinasi mengisahkan tentang realitas kehidupan dan lingkungan Kalbar. Titik fokus cerita tersebut bertumpu pada imajinasi Kalimantan Barat mengenai cinta, kebudayaan, dan kehidupan sosial. Antologi ini muncul menjadi bagian dari karya sastra Kalbar, gagasan intelektual dan emosional tertuang di dalamnya.
“Buku Kalimantan Barat Berimajinasi ini sangat keren dan berkualitas dipandang dari segala sudut, dan tidak kalah dengan karya-karya terkenal yang ditulis oleh cerpenis-cerpenis terkenal di Indonesia. Selain itu, di dalamnya juga memuat nilai moral yang sangat banyak” Ucap Budi Rahman yang juga penulis satu di antara cerpen Kalbar Berimajinasi.
Di akhir kegiatan, acara ditutup dengan pembacaan puisi oleh Nano L Basuki. Puisi tersebut ditulisnya saat acara berlangsung. Ketika diwawancarai, Pak Nano (sebutan akrabnya red.) yang juga perwakilan dari Komunitas Mata Borneo menjelaskan kegiatan bedah buku seperti itu sangat penting dan buku Kalbar Berimajinasi patut dan bagus untuk dipublikasikan. Saat ditanyai mengenai isi buku Kalbar Berimajinasi, beliau menjelaskan bahwa selain terdapat kelebihan dalam buku tersebut juga ada beberapa kelemahan. Kelemahan yang dimkasud yaitu terdapat beberapa kesalahan ketik dalam penulisan kata, keterangan yang tidak relevan, dan penggunaan EYD yang masih kurang.
“Buku Kalbar Berimajinasi ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa. Buku tersebut menjadi nilai tambah bagi Kalbar. Kita sebagai masyarakat Kalbar patut  mendukung dan mengapresiasinya. Namun, buku ini masih perlu dilakukan beberapa perbaikan terutama pada ejaan dan pilihan kata, penulisan kata (pengetikan. red) dan perlu kejelasan mengenai keterangan yang ada dengan kata yang dirujuk atau yang ingin diterangkan” Ucapnya.
Beliau juga berpesan kepada pembaca khususnya masyarakat Kalbar agar lebih banyak membaca karya-karya lokal, jangan hanya mengembar-gemborkan karya-karya luar. Akan lebih baik lagi apabila karya-karya tersebut diangkat sebagai objek penelitian sehingga kedepannya karya-karya lokal dapat berkembang lebih baik lagi. YY



 Nama: Yudistira. Y
NIM:   F11110056


0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More